Menjadi Environmentalis itu Gampang
Tuesday, April 18th, 2006Sepenggal kalimat itu adalah judul buku panduan WALHI yang baru terbit. Seharian ini saya membaca dan memelototi buku yang saya sungguh suka sampul dan isinya. Hari ini juga mulai pertemuan tahunan keenam yang saya ikuti selama saya beraktivitas di WALHI.
Hari ini juga saya meyakini bahwa saya belum menjadi seorang environmentalis sejati, meski 6 tahun terakhir WALHI adalah hidup saya. Menjadi seorang pencinta lingkungan ternyata lebih sulit dari yang dibayangkan. Dan untuk jatuh cinta kepada lingkungan continuously and rigorously itu lebih susah lagi.
Cinta lingkungan akan membawa kita mencintai hal lain diluar diri kita sendiri, akan mengajari kita untuk berbagi dan akan membuat kita menjadi manusia sejati. Selama ini saya sadari bahwa rutinitas sering membawa kita menjauh dari realitas dan kata hati. Kita sibuk dengan diri kita dan dunia kita sendiri, kadang tanpa sadar bahwa ada dunia lain yang mengitari.
Dari buku yang sederhana tadi saya belajar bahwa mencintai lingkungan bukan karena bakat atau bawaan lahir, tapi itu adalah pilihan diri. Menjadi environmentalis sejati juga tidak perlu basa-basi, tapi yang penting niat dan mau melakukan hal kecil utk mulai beraksi.
Duuuuuhhh…ternyata saya memang belum menjadi environmentalis sejati!