Archive for April, 2006

Menjadi Environmentalis itu Gampang

Tuesday, April 18th, 2006

Sepenggal kalimat itu adalah judul buku panduan WALHI yang baru terbit. Seharian ini saya membaca dan memelototi buku yang saya sungguh suka sampul dan isinya. Hari ini juga mulai pertemuan tahunan keenam yang saya ikuti selama saya beraktivitas di WALHI.
Hari ini juga saya meyakini bahwa saya belum menjadi seorang environmentalis sejati, meski 6 tahun terakhir WALHI adalah hidup saya. Menjadi seorang pencinta lingkungan ternyata lebih sulit dari yang dibayangkan. Dan untuk jatuh cinta kepada lingkungan continuously and rigorously itu lebih susah lagi.  

Cinta lingkungan akan membawa kita mencintai hal lain diluar diri kita sendiri, akan mengajari kita untuk berbagi dan akan membuat kita menjadi manusia sejati. Selama ini saya sadari bahwa rutinitas sering membawa kita menjauh dari realitas dan kata hati. Kita sibuk dengan diri kita dan dunia kita sendiri, kadang tanpa sadar bahwa ada dunia lain yang mengitari.
Dari buku yang sederhana tadi saya belajar bahwa mencintai lingkungan bukan karena bakat atau bawaan lahir, tapi itu adalah pilihan diri. Menjadi environmentalis sejati juga tidak perlu basa-basi, tapi yang penting niat dan mau melakukan hal kecil utk mulai beraksi.  

Duuuuuhhh…ternyata saya memang belum menjadi environmentalis sejati!

What is a friend?

Monday, April 3rd, 2006

What is a friend? I will tell you.
It is a person with whom you dare to be yourself.
Your soul can be naked with him.
He seems to ask of you to put on nothing,
Only to be what you are.

He does not want you to be better or worse.
You do not have to be on your guard.
You can say what you think, so long as it is
genuinely you.
He understands those contradictions in your
nature that lead others to misjudge you.
With him you breathe freely.
You can avow your little vanities and envies and
hates and vicious sparks,
Your meanness and absurdities and, in opening
them up to him,
They are lost, dissolved on the white ocean of his
loyalty.

He understands. You do not have to be careful.
You can abuse him, neglect him, and tolerate him.
Best of all, you can keep still with him. It makes no
matter. He likes you.
He is like fire that purges to the bone. He
understands.
You can weep with him, sin with him, laugh with
him, and pray with him.
Through it all - and underneath - he sees, knows
and loves you for who you really are.

A friend? What is a friend? Just one, I repeat, with
whom you dare to be yourself.